
https://galih.kendalkab.go.id – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIK tahun 2026 melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pabrik Tahu milik Bapak Suhud yang berlokasi di Desa Galih, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat proses produksi tahu sekaligus mengamati inovasi pemanfaatan limbah tahu sebagai sumber energi alternatif.
Pabrik tahu milik Bapak Suhud telah beroperasi selama kurang lebih 12 tahun dan menjadi salah satu UMKM yang cukup berkembang di Desa Galih. Dalam sehari, pabrik ini mampu memproduksi sekitar 3 kwintal tahu dengan melibatkan tujuh orang karyawan dari masyarakat sekitar. Keberadaan usaha tersebut dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian desa.
Koordinator Tim KKN STIK 2026 menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja pemberdayaan UMKM. Menurutnya, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung dengan pendampingan dan inovasi yang berkelanjutan. “Kami ingin belajar langsung dari pelaku usaha mengenai proses produksi, manajemen usaha, serta inovasi yang telah diterapkan, khususnya dalam pengelolaan limbah,” ujarnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian tim KKN adalah pemanfaatan limbah cair tahu yang diolah menjadi gas metana. Gas tersebut digunakan kembali sebagai bahan bakar untuk proses perebusan dalam pembuatan tahu. Inovasi ini dinilai ramah lingkungan sekaligus mampu menekan biaya produksi.
Pemilik Pabrik Tahu, Bapak Suhud, mengatakan bahwa pemanfaatan limbah menjadi gas metana telah ia terapkan selama beberapa tahun terakhir. “Awalnya kami kesulitan mengatasi limbah tahu. Setelah mencoba mengolahnya menjadi gas metana, ternyata sangat membantu, terutama untuk menghemat penggunaan bahan bakar,” kata Suhud.Ia menambahkan, penggunaan gas metana tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuat proses produksi menjadi lebih efisien. Selain itu, pemanfaatan tenaga kerja lokal turut memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat sekitar.
Tim KKN berharap kunjungan ini dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong UMKM lain untuk menerapkan inovasi serupa, khususnya dalam pengelolaan limbah dan penggunaan energi ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini,harapan koordinator desa putry mardiana berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM desa sebagai pilar penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
dalam Proses pembuatan tahu meliputi perendaman dan pencucian kedelai, penggilingan menjadi bubur halus, perebusan untuk memisahkan sari kedelai, penggumpalan sari dengan koagulan (cuka atau asam), pencetakan, pengepresan untuk mengeluarkan air, hingga pemotongan dan pendinginan, menghasilkan tahu padat yang siap diolah atau dijual.
Red. Auliya Rizqi AS Mahasiswa KKN STIK Kendal Tahun 2026 Posko 4
Dipost : 2026-01-20 13:20:53 | Dilihat : 210